Minggu, 30 Oktober 2011


KEMISIKAN DI NAD (NANGGROE ACEH DARUSSALAM)

Persentase penduduk miskin (penduduk yang berada dibawah Garis Kemiskinan) di Aceh pada
tahun 2011 sebesar 19,57 persen. Angka ini menurun dibandingkan dengan tahun 2010 yang
sebesar 861.850 jiwa atau sebanyak 20,98 persen dari total jumlah penduduk Aceh yang mencapai 4,45 juta jiwa. Penurunan persentase penduduk miskin tersebut terjadi di daerah perkotaan dan perdesaan.
Pada periode 2010 - 2011, Indeks Kedalaman Kemiskinan  dan Indeks Keparahan Kemiskinan  menunjukkan kecenderungan menurun. Ini mengindikasikan bahwa rata-rata pengeluaran penduduk miskin cenderung makin mendekati garis kemiskinan dan ketimpangan
pengeluaran penduduk miskin juga semakin menyempit.

Berikut data kemiskinan Provinsi Aceh dari tahun 2006 hingga 2010 :




Dari data yang ada di atas dapat kita ambil kerimpulan bahwa :
·         Pada tahun 2005 kemiskinan sebanyak 1.166,4 (jiwa)
·         Pada tahun 2006 kemiskinan terjadi sebanyak 28,28% atau 1.149,7(jiwa)
·         Pada tahun 2007 sebesar 26.65% atau 1.083,7(jiwa)
·         Pada tahun 2008 sebesar 25,53% atau 959,7(jiwa)
·         Pada tahun 2009 sebesar 21,80% atau 892,9 (jiwa)
·         Pada tahun 2010 sebesar 20,98% atau 861,9 (jiwa)
Jadi dalam tahun 2005 – 2011 kemiskinan di Aceh berkurang sebanyak ± 1,5%

Minggu, 16 Oktober 2011

REVIEW BAB 1


                                      ARTI MICROFINANCE
Microfinance adalah penyediaan layanan keuangan untuk kalangan berpenghasilan rendah, termasuk konsumen dan wiraswasta, yang secara tradisional tidak memiliki akses terhadap perbankan dan layanan terkait. Microfinance saat ini dianggap sebagai cara yang efektif dalam pengentasan kemiskinan.
            Microfinance lebih dikenal dengan ; Usaha mikro, usaha kecil, usaha menengah dan Pengertian dan kriteria Usaha Mikro, Kecil dan Menengah adalah sebagai berikut,

Usaha Mikro
            Kriteria kelompok Usaha Mikro adalah usaha produktif milik orang perorangan dan/atau badan usaha perorangan yang memenuhi kriteria Usaha Mikro sebagaimana diatur dalam Undang-Undang ini.

Usaha Kecil
            Kriteria Usaha Kecil Adalah usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri, yang dilakukan oleh orang perorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau bukan cabang perusahaan yang dimiliki, dikuasai, atau menjadi bagian baik langsung maupun tidak langsung dari usaha menengah atau usaha besar yang memenuhi kriteria Usaha Kecil sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang ini.

Usaha Menengah
            Kriteria Usaha Menengah Adalah usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri, yang dilakukan oleh orang perseorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau cabang perusahaan yang dimiliki, dikuasai, atau menjadi bagian baik langsung maupun tidak langsung dengan Usaha Kecil atau usaha besar dengan jumlah kekayaan bersih
Tujuan microfinance tidak lain adalah untuk mensejahterakan bagi pengusaha mikro, kecil , menengah. Sehingga mereka dapat berkembang dan dapat berproduksi secara optimal
          Kredit mikro adalah pinjaman dalam jumlah kecil untuk orang miskin dengan tujuan mereka bisa berwirausaha. Kredit mikro ditujukan untuk orang-orang yang tidak memiliki jaminan, pekerjaan tetap, dan riwayat kredit yang terpercaya, serta tidak mampu untuk memperoleh kredit biasa. Kredit mikro merupakan bagian dari keuangan miro, suatu layanan keuangan untuk membantu orang-orang miskin.
           
Keuangan mikro dan Rentenir
Kedua  kegiatan ini sangat jelas berbeda, dimana keungan mikro memang telah ada dan tertera pada undang-undang, sedangkan rentenir hanyalah sesuatu kegiatan yang member bantuan kepada peminjam dengan syarat-syarat yang tdiak jelas dan lebih di dasarkan pada pemaksaan dan menyengsarakan bagi peminjam, sehingga mereka tidak bias berkembang dalam upaya menjalakan produksinya dengan baik.
Keungan mikro telah terbukti sangat membantu mereka yang membutuhkan untuk melakukan usaha/produksi. Sehingga mikro finance dapat berjalan dan dampaknya adalah tingkat kemiskinan di Indonesia perlahan akan mengalami penurunan, serta perekonamian di indoensia pun akan mengalami peningkatan yang baik yang berujung pada perbaikan-perbaikan dan pemenuhan kebutuhan dari segala aspek yang akan di berikan kepada masyarakat.
             

Kamis, 13 Oktober 2011

USAHA MENJUAL TELUR ASIN

USAHA MENJUAL TELUR ASIN

Modal awal  :  Rp 10,000
Rincian bahan baku 
  • 1.      Biaya beli telur bebek = Rp 1,500/butir
jadi saya membeli telur bebek sebanyak 6 butir telur sehingga:
 1,500×6= Rp9,000
  • 2.     Biaya beli abu = Rp1,000/bungkus
setiap 6 butir telur hanya saya butuhkan 1 bungkus abu untuk membalut semua telur.
  • 3.     Garam
saya dapatkan dari dapur rumah saya sendiri.

Cara membuat
  •     Bersihkan telur bebek hingga mengkilat
  •      Rendam telur bebek dengan larutan garam selama 3 hari
  •      Kemudian ambil telur yang telah di rendam tsb,bersihkan dan lapisi seluruh permukaan telur dengan adonan abu yang di beri garam scukupnya slama 4hari.
  •      Stelah 7 hari masa pembuatan telur asin telah dapat saya pasarkan.

Target Pasar:
  • ·         Tetangga sekitar rumah
  • ·         Para tamu yang ada di warung kopi
  • ·         Dan seputaran pasar aceh

Kesimpulan:
            Jadi 1 minggu sebelum saya mendaftarkan diri untuk melakukan usaha,saya telah mempersiapkan untuk membuat perendaman dan pemeraman telur asin tersebut.modal Rp 10.000 hanya bisa untuk produksi pada minggu ke 2 dan hari pertama.
Dari usaha ini saya mendapatkan keuntungan sebesar;
*      1 hari saya bisa menjual 6 butir telur asin dan perbutirnya Rp 3,000, jadi
  •   6×3000=18,000
  •   Harga dasar telur bebek 1500×6=9000(laba : 18,000-9,000= Rp9,000 dalam 1 hari)
*      Jadi dalam seminggu (7 hari) mendapatkan :
  •  9000×7= Rp 63,000


Minggu, 18 September 2011

kemiskinan di sekitar lingkungan tempat tinggal

Dipenogoro atau lebih di kenal dengan "kampong baru",di sanalah lingkungan tempat tinggal saya. Di sana adalah tempat dimana aktivitas perbelanajaan berjalan stiap waktu dan perderan uang berputar stiap saat, karena banyaknya aktivitas jual beli dan adanya banyaknya gedung pusat perbelanjaan seperti: pasar aceh dan suzuya.

Bercerita kemiskinan,saya berpendapat 90% dari penduduk yang bertempat tinggal di dipenogoro jauh dari kategori kemiskinan, hampir semua warga stempat mempunyai paling tidak 1 ruko atau 1 toko yang dimiliki atau di sewa, untuk melakukan aktivitas jual beli. Dan dari hasil penglihatan saya, mereka sangatlah memperoleh profit yang sangat besar, belum lagi di saat perayaan hari besar sperti : hari raya idul fitri,idul adha dan tahun baru.

Oleh sebab itu saya berpendapat di daerah lingkungan saya tidak terdapat kemiskinan, karena masyarakat di daerah tempat tinggal saya reta-rata memiliki investasi dan pekerjaan yang layak.

tugas IMF dari smeindonesia.com


Kemarau Memperbesar Kemiskinan di Kediri
 
KEDIRI – Fakta menyebutkan, musim kemarau yang berkepanjangan belakangan ini mengancam bertambahnya masyarakat miskin (maskin) di Kabupaten Kediri. Terutama di dua kecamatan, yaitu Wates dan Mojo. 
Data yang dihimpun memang menyebutkan angka kemiskinan di Kabupaten Kediri, bisa dikatakan lebih baik. Tahun 2010, jumlah warga miskin berkurang sebesar 2.395 penduduk dari angka kemiskinan pada 2009 yang besarnya mencapai 111.688 penduduk. Namun pada kenyataannya di Kecamatan Wates dan Kecamatan Mojo, jumlah warga miskin malah bertambah.
Di Wates, angka kemiskinan bertambah sebesar 303 penduduk dari jumlah kemiskinan sebesar 6.252 penduduk pada 2009. Kemudian  menjadi 6.555 penduduk miskin pada akhir 2010. Kecamatan Puncu yang bertambah sebesar 61 penduduk, dari semula 6.078 penduduk di akhir 2009 menjadi 6.139 penduduk di akhir tahun 2010.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bagian (Kabag) Humas Pemkab Kediri, Edhi Purnomo, menjelaskan, peningkatan angka kemiskinan di dua kecamtan yang dinilai lebih tinggi, lebih disebabkan karena faktor iklim atau cuaca hingga mengakibatkan penduduk kekeringan dan ancaman gagal panen. Dari pengamatan Humas, bertambahnya kemiskinan di kedua kecamatan itu akibat kegagalan panen dan akibat cuaca serta iklim yang mengakibatkan kekeringan di daerah mereka.
Sementara itu, penanggulangan kemiskinan di Kota Kediri, mendapat sorotan tajam DPRD. Kinerja Tim penanggulangan kemiskinan (TPK) Kota Kediri masih belum maksimal. Jmlah warga miskin Kota Kediri pada 2010 tercatat sekitar 10 ribu kepala keluarga (KK). Pada 2011 tercatat sekitar 11 ribu KK. Ini berarti ada kenaikan sekitar seribu keluarga miskin dalam kurun waktu satu tahun.
Anggota Komisi B DPRD Kota Kediri, Erita Dewi, mengatakan, peningkatan angka kemiskinan menjadi bukti, jika Pemkot Kediri gagal menjalankan program yang berhubungan dengan kesejahteraan rakyat. Selain banyaknya pembangunan, proyek fisik juga mengakibatkan terbengkalainya program yang tujuannya untuk mengentaskan kemiskinan. “Ada perencanaan yang salah dan priorotas anggaran yang kurang tepat,” katanya.
Menurut dia,  upaya penanggulangan kemiskinan dinilainya belum optimal karena kinerja Tim Percepatan Penanggulangan Kemiskinan tidak berjalan baik. Selama ini dewan belum pernah menerima laporan program kerja Tim Percepatan. enanggulangan Kemiskinan. “Kami sangat prihatin dengan kondisi perekonomian warga miskin, padahal sudah banyak program-program untuk kesejahteraan rakyat namun tidak dilaksanakan dengan baik.” lanjutnya.
Masih kata Erita penanggulangan kemiskinan merupakan kebijakan dan program pemerintah daerah yang dilakukan secara sistematis, terencana serta bersinergi dengan dunia usaha dan masyarakat. Ia juga juga meminta Pemkot Kediri memprioritaskan program pelayanan dasar untuk warga. gim

Pendapat saya:
kasus di atas merupakan kemiskinan yang terjadi di akibatkan oleh musim kemarau yang berkepanjangan dan melanda di Kediri, bahkan bukan di sana saja yang mengalami musim sperti itu, hampir sluruh kab/kota di pulau jawa, sehingga terjadi peningkatan jumlah warga miskin di indonesia, mengapa demikian? Beberapa contohnya ialah:
  1. Beberapa orang yg berprofesi sebagai petani akan mengalami kerugian besar,karena kemarau yang panjang melanda daerahnya, sehingga banyak petani gagal panen.
  2. Beberapa orang yang berternak ikan,juga merasakan akibat dari musim ini, karna kurangya volume air dalam kolam sehingga banyak ikan yang mati dan gagal panen total.
  3. Dan warga stempat banyak mengalami penyakit,karena kurangya air bersih dan teriknya panas matahari.
Maka dari itu pemerintahlah yang berperan untuk melakukan kebijakan-kebijakan untuk mengantisipasi datangnya musim kemarau ini jika sewaktu waktu akan melanda di daerah.Dan para kepala daerah
harus melakukan program-program untuk keselamatan warga di daerahnya, agar tingkat kemiskinan dapat di minimalisir dan kesehatan warga terjaga.